Showing posts with label serem. Show all posts
Showing posts with label serem. Show all posts

Thursday, March 24, 2011

Alasan WHO ''Mengharamkan'' Rokok

WHO memperkirakan, pengguna rokok akan meningkat menjadi 1.9 miliar di tahun 2025 nanti. Betapa banyak calon korban rokok menanti

Setiap 8 detik, satu orang tewas di dunia karena rokok. Penyebabnya bukan hanya kanker paru dan jantung yang dipicu oleh racun yang disemburkan setiap isapan rokok ke dalam tubuh, tetapi juga setumpuk penyakit lain.

Asap rokok mengandung sekitar 4.000 bahan kimia, seperti nikotin, CO, NO, HCN, NH4, acrolein, acetilen, benzaldehyde, urethane, benzene, methanol, coumarin, etilkatehol-4, ortokresol, dan lain-lain. Selain komponen gas, ada komponen padat atau partikel yang terdiri dari nikotin dan tar.

Tar mengandung bahan karsinogen penyebab kanker, sedangkan nikotin merupakan bahan adiktif yang menimbulkan kecanduan. Kebiasaan merokok itu telah terbukti berhubungan dengan sedikitnya 25 jenis penyakit pada berbagai organ tubuh, antara lain kanker saluran pernafasan hingga paru, kandung kemih, bronkitis kronik, dan penyakit pembuluh darah. Dari sejumlah penyakit itu kematian terbesar karena kanker paru (87 persen), dan bronkitis kronik (82 persen).

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, menghisap racun rokok menyebabkan berbagai penyakit berbahaya. Paling umum mempengaruhi jantung dan paru-paru. Faktor resiko utama serangan jantung, stroke, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), emfisema, dan kanker (terutama kanker paru-paru, kanker pangkal tenggorokan dan mulut, dan kanker pankreas). Juga menyebabkan penyakit pembuluh darah perifer dan hipertensi.

Rokok yang dijual di negara-negara berkembang cenderung memiliki kandungan tar yang lebih tinggi, dan cenderung tidak akan disaring, berpotensi meningkatkan kerentanan terhadap penyakit yang terkait dengan tembakau di wilayah ini. [Nichter, M., and E. Cartwright. 1991. Saving the children for the tobacco industry. Medical Anthropology Quarterly 5 (3):236-256.]

WHO memperkirakan, akibat merokok menyebabkan 5,4 juta kematian di tahun 2004 dan 100 juta kematian selama abad ke-20. Demikian pula laporan, the United States Centers for Disease Control and Prevention describes tobacco yang menganggap racun asap ini beresiko bagi kesehatan manusia di negara-negara maju dan penyebab penting kematian dini di seluruh dunia. "[ "Nicotine: A Powerful Addiction." Centers for Disease Control and Prevention]

WHO mencatat, tahun 2000 merokok dipraktikkan 1, 22 miliar orang, dan diperkirakan akan meningkat menjadi 1,45 milyar orang pada tahun 2010 ini dan 1,5 sampai 1.9 miliar di tahun 2025 nanti.



Berikut beberapa efek merokok (selain kanker) terhadap tubuh yang tidak banyak diketahui orang, dari kepala hingga ke kaki.

1. KEBOTAKAN
Merokok menurunkan sistem kekebalan sehingga perokok lebih mudah terserang penyakit seperti lupus erimatosus yang dapat menyebabkan kerontokan rambut, ulserasi/bisul atau sariawan di mulut, serta rash (ruam) di wajah, kulit kepala dan tangan.

2. KATARAK & KEBUTAAN

Perokok mempunyai resiko 40 persen lebih tinggi terkena katarak – buramnya lensa mata yang menghalangi masuknya cahaya, bahkan menyebabkan kebutaan. Semburan zat kimia beracun dari asap rokok mengiritasi mata atau menghambat aliran oksigen dalam darah ke mata.

3. KERIPUT

Asap rokok membakar protein dan merusak vitamin A yang memelihara elastisitas kulit, serta menurunkan kelancaran aliran darah. Kulit perokok, khususnya di sekitar bibir dan mata, menjadi kering, kasar, dan bergaris-garis.


4. RUSAKNYA PENDENGARAN
Rokok menyebabkan plaque (plak) pada pembuluh darah sehingga mengganggu aliran oksigen dalam darah yang menuju ke telinga dalam. Perokok dapat kehilangan pendengaran lebih awal daripada mereka yang bukan perokok, serta lebih mudah terkena infeksi telinga tengah yang dapat diikuti komplikasi seperti meningitis dan kelumpuhan otot wajah.

5. RUSAKNYA GIGI

Zat-zat kimia beracun asap rokok menimbulkan plak yang aktif berkontribusi merusak gigi. Perokok satu setengah kali lebih mudah kehilangan gigi.

6. Emfisema

– pecahnya kantong pernafasan yang mengurangi kapasitas paru menghirup oksigen dan mengeluarkan karbondioksida. Pada kondisi ekstrim, penderita emfisema memerlukan operasi trakheostomi – pemasangan pipa terbuka pada trachea untuk membantu masuknya udara ke dalam paru – agar tetap bisa bernafas.

7. OSTEOPOROSIS
http://www.xamthone.com/images/osteoporosis.jpg
Karbon monoksida – zat kimia utama yang keluar dari knalpot kendaraan bermotor dan asap rokok – mempunyai daya ikat lebih besar terhadap sel darah merah daripada oksigen, mengurangi daya angkut oksigen darah perokok sebesar 15 persen. Akibatnya, densitas tulang para perokok pun menurun sehingga lebih mudah retak dan membutuhkan waktu 80 persen lebih lama untuk sembuh. Perokok juga lebih mungkin menderita sakit tulang belakang.

8. Sakit jantung

Satu dari tiga kematian di dunia berhubungan dengan penyakit jantung dan pembuluh darah – yang faktor resiko terbesarnya adalah asap rokok. Setiap tahun, lebih dari 1 juta orang di negara berkembang dan 600.000 orang di negara maju tewas karena penyakit jantung. Berbagai studi membuktikan merokok mempercepat denyut jantung dan menaikkan tekanan darah (sehingga meningkatkan resiko hipertensi) dan menyumbat pembuluh darah yang akhirnya menyebabkan serangan jantung dan stroke.

9. Tukak lambung

Merokok menurunkan pertahanan tubuh terhadap bakteri penyebab tukak lambung – sekaligus merusak kemampuan lambung menetralisir asam sehabis makan. Tukak pada perokok lebih sulit diobati dan lebih mudah kambuh.

10. Kanker rahim dan keguguran

Merokok meningkatkan resiko kanker leher karim (serviks) dan kanker rahim, serta merusak kesuburan wanita dan menyebabkan komplikasi kehamilan. Merokok selama kehamilan mempertinggi resiko berat lahir bayi rendah, yang menyebabkan si kecil rentan berbagai gangguan kesehatan. Keguguran didapati dua sampai tiga kali lebih sering pada perokok.

11. Kelainan sperma

Berbagai racun rokok dapat merusak DNA dan mengubah bentuk sperma, yang kemudian menyebabkan keguguran atau kelahiran cacat. Merokok juga mengurangi kesuburan pria serta mengurangi aliran darah ke penis – yang dapat menyebabkan impotensi.

12. Penyakit Burger
Juga disebut thromboangitis obliterans – suatu peradangan pembuluh nadi dan pembuluh balik, serta saraf pada kaki dan secara keseluruhan mengurangi aliran darah. Jika tidak ditangani, penyakit Burger dapat menyebabkan gangrene (pembusukan jaringan tubuh), yang hanya dapat dihentikan penyebarannya dengan amputasi.

Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7159447

Saturday, March 19, 2011

Tragedi Kota Pompei, Kota Paling Terlaknat Yang Pernah Ada


Kota Pompeii terletak pada koordinat 40° 45′ 2″ LU, 14° 29′ 23″ BT, sebelah tenggara kota Napoli, dekat dengan kota modern Pompei saat ini. Kota ini berdiri di lokasi yang terbentuk dari aliran lava ke arah utara di hilir Sungai Sarno (zaman dulu bernama “Sarnus”). Saat ini daratan ini agak jauh letaknya di daratan, namun dahulu merupakan daerah yang dekat dengan pantai.







Dahulu daerah ini merupakan daerah yang makmur dan maju dibawah kekuasaan kekaisaran Romawi.Wilayah ini cukup besar jumlah penduduknya yang menjadi makmur karena daerah pertaniannya subur,sekarang berada di wilayah Campania.Kota ini mempunyai permukaan tanah yang tidak datar,kota ini berada di kaki gunung Vesuvius.











Gunung Vesuvius adalah simbol negara Italia, khususnya kota Naples.Di sebelah kanan gunung Vesuvius terletak kota Naples, sedangkan kota Pompeii berada di sebelah timur gunung tersebut.

Meskipun kota Pompeii terletak di daerah pegunungan namun jalan-jalan di kota ini dibuat lurus dan berpola pada tradisi murni Romawi kuno, permukaan jalan tersusun atas batu-batu poligon,sedangkan bangunan-bangunan rumah dan toko-toko di kedua sisi jalan, mengikuti decumanus dan cardusnya.

Decumanus adalah jalan-jalan yang merentang dari timur ke barat, sementara cardus merentang dari utara ke selatan.Gunung Vesuvius merupakan gunung yang telah membisu sejak dua ribu tahun yang lalu itu juga dinamai “The Mountain of Warning” (Gunung Peringatan).












Para penduduk Pompeii, telah lama terbiasa dengan getaran kecil, namun pada 5 Februari 62 terjadi gempa bumi yang hebat yang menimbulkan kerusakan yang cukup besar di sekitar teluk itu dan khususnya terhadap Pompeii.

Gempa lainnya, yang lebih ringan, terjadi pada Th 64,Agustus tahun 79, sebenarnya peringatan bahwa akan terjadi bencana besar sudah mulai nampak dengan ditandainya aktifitas getaran - getaran ringan yang semakin kontinyu dan mata air dan sumur-sumur mulai mengering.

Getaran-getaran gempa ringan mulai terjadi pada 20 Agustus 79,namun peringatan-peringatan itu tidak disadari orang, dan pada sore hari tanggal 24 Agustus, terjadilah letusan gunung Vesuvius.

Ledakan itu merusakkan wilayah tersebut, mengubur Pompeii dan daerah-daerah pemukimanlainnya. Kebetulan tanggal itu bertepatan dengan Vulcanalia, perayaan dewa api Romawi.




Menyikapi kejadian tersebut adalah suatu keanehan terjadi pada bencana tersebut yang sangat sulit untuk dimengerti.

Bagaimana bisa terjadi ribuan manusia tertimpa maut tanpa melihat dan mendengar sesuatu apapun? Dari peristiwa ini adalah tak seorang pun mampu meloloskan diri dari keganasan letusan Vesuvius.

Hampir bisa dipastikan bahwa para penduduk yang ada di kota tersebut tidak mengetahui terjadinya bencana yang sangat sekejap tersebut, ini terlihat dari jasad - jasad mereka yang masih utuh membatu menunjukkan bahwa posisi jasad yang sedemikian alami tanpa menampakkan sebuah bahasa tubuh dan raut muka orang - orang yang sedang mengalami histeria masal, mendapatkan teror maut dan kebingungan.


Diantaranya banyak ditemukan wajah mereka terlihat berseri-seri,sedang tertidur,duduk dengan posisi normal, dan sedang melaksanakan aktivitas seperti biasanya, bahkan ditemukan jasad dari satu keluarga yang sedang asyik menyantap makanan terawetkan pada detik tersebut.

Banyak sekali pasangan-pasangan yang tubuhnya terawetkan berada pada posisi sedang melakukan persetubuhan. Yang paling mengagetkan adalah terdapat sejumlah pasangan yang berkelamin sama, dengan kata lain mereka melakukan hubungan seks sesama jenis (homoseks). Ada pula pasangan-pasangan pria dan wanita yang masih belia.

Hasil penggalian fosil juga menemukan sejumlah mayat yang terawetkan dengan raut muka yang masih utuh. Namun secara umum, raut-raut muka mereka menunjukkan ekspresi keterkejutan, seolah bencana yang terjadi datang secara tiba-tiba dalam sekejab kemudian merenggut nyawa seketika itu.




Selama 16 Abad kota ini menghilang,debu tebal menutupi dua buah kota yang lokasinya dekat dengan kaki gunung Vesuvius, Sebenarnya kota ini telah ditemukan kembali pada 1599 oleh seorang arsitek bernama Fontana yang menggali sebuah jalan baru untuk sungai Sarno,namun ada dugaan yang menyatakan bahwa Fontana menemukan beberapa fresko erotis selama penggalian yang dilakukannya, namun karena norma-norma kesopanan yang amat kuat saat itu ia mengubur fresko-fresko itu kembali.

Hal ini diperkuat oleh laporan-laporan penggalian oleh tim lain sesudahnya yang menyatakan bahwa daerah galian tersebut menunjukkan suasana telah pernah digali dan dikuburkan kembali,150 tahun kemudian barulah dilakukan kembali upaya penggalian kota dari timbunan tanah.


Kota Herculaneum ditemukan kembali pada 1738, dan Pompeii pada 1748. Banyak ditemukan bangunan - bangunan yang masih dapat di ketahui jejak arsitekturnya, bahkan mozaik - mozaik dan lukisan dindingpun masih dapat dinikmati, bahkan situs kota kuno ini secara keseluruhan termasuk struktur topografinya dapat diketahui dengan pasti tanpa memerlukan modifikasi atau penambahan.

Situs di kota kuno itu sekarang dapat dilihat kembali melalui reruntuhan - reruntuhannya.


Menyikapi kejadian aneh dibalik bencana dan tragedi yang terjadi di Pompeii, opini orangpun terbelah menjadi 2 banyak orang,alih - alih seseorang dengan pola pikir sekuler,tentunya menganggap kejadian ini hanyalah sebuah bencana dan kejadian alam saja, akan tetapi tak kalah banyak juga dari kalangan awam.

Alih - alih dari kalangan yang mempunyai pola pikir agamis dan religius mengaitkan kejadian besar ini mirip dengan bencana yang ditimpakan terhadap kaum Luth as yang menimpa penduduk Sodom dan Gommorah sangatlah mirip dengan bencana yang menghancurkan kota Pompeii,karena degradasi akhlaq dengan banyaknya pusat pelacuran,kaum homoseksual dan kemerosotan moralnya. Nah sekarang bagaimana menurut anda?